Jiwa
tenang tersinggung hangat
Ayunan
kaki muda, terkurung keringat
Maju
mundur kian menyengat
Melawan
panas dengan semangat
Ocehan
menggerutu tetaplah maju
Keegoisanku
bukanlah baju
Mengabaikanmu
bukan maksud yang aku tuju
Semuanya
kata hati, akupun setuju
Jejakku
bukanlah muallaf
Renungkan,
kalau kita mukhallaf
Demi
masa depan agar setaraf
Maaf,,,!!!
Perjuangan
ini akan menerus
Hinaan
mereka biarkan terbawa arus
Ingat,
kita visioner bukan sekedar penjurus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar